Akronim adalah singkatan dari dua kata atau lebih yang diperlakukan sebagai sebuah kata. Penggunaan akronim bermacam-macam. Berikut ini akan dijelaskan secara rinci berikut dengan contohnya.
Macam-Macam Akronim
Macam-Macam akornim adalah sebagai berikut:
1. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal unsur-unsur nama diri. Akronim ini ditulis secara kapital dan tanpa tanda titik.
Contoh:
LIPI = Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
PASI = Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
ABRI = Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
2. Akronim nama diri yang berupa singkatan dari beberapa unsur, ditulis dengan huruf awal kapital.
Contoh:
Bulog = Badan Urusan Logistik
Bappenas = Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
Iwapi = Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia
3. Akronim bukan nama diri yang berupa gabungan huruf, suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata, seluruhnya ditulis dengan huruf kecil.
Contoh:
pemilu = pemilihan umum
rapim = rapat pimpinan
jurdil = jujur dan adil
cekal = cegah dan tangkal
Aturan Pembuatan Akronim
Saat kita mau membuat akronim, ada aturan-aturan yang hendaknya tidak diabaikan begitu saja. Apa saja aturan tersebut?
- Jumlah suku kata dalam akronim tidak melebihi kata yang sudah lazim dalam bahasa indonesia. Artinya, tidak lebih dari tiga suku kata.
- Akronim dibentuk dengan mengindahkan keserasian antara vokal dan konsonan yang sesuai dengan pola kata bahasa Indonesia, yang lazim agar mudah diingat.






0 komentar:
Posting Komentar